12 Cara Tepat Mengolah Daging Sapi agar Tidak Keras

Redaksi Daerah - Selasa, 18 Juni 2024 14:32 WIB
12 Cara Mengolah Daging Sapi Agar Lunak (Freepik.com/DC Studio)

JAKARTA – Umat muslim di berbagai negara kini sedang merayakan Iduladha. Di momen ini tentu saja menjadi hari spesial untuk berkumpul bersama keluarga.

Saat momen penting seperti Iduladha, biasanya tak luput adanya berbagai hidangan dari daging ada di meja. Entah itu daging kurban, baik sapi, domba, atau kambing diolah sedemikian rasa.

Namun, seringkali kita masih kesulitan untuk mengolanya menjadi empuk, sehingga kurang nikmat untuk disantap. Tapi, jangan khawatir, berikut ini adalah tips agar daging yang kalian masak menjadi empuk dan lezat. Yuk, simak caranya!

Tips Memasak Daging Sapi Agar Empuk

Berikut beberapa tips yang bisa kalian ikuti.

1. Gunakan Teknik Merebus 17 Menit

Siapkan daging sapi yang sudah dipotong-potong melawan serat agar tidak keras. Masukkan daging ke dalam air mendidih dan rebus selama 7 menit. Setelah itu, matikan kompor dan tutup panci rapat. Diamkan selama 5 menit.

Nyalakan kembali api dan rebus lagi selama 5 menit, kemudian matikan api. Ulangi langkah-langkah di atas dua kali. Angkat daging sapi, dan daging siap untuk diolah. Dengan menggunakan teknik ini, Anda dapat membuat daging menjadi lebih empuk dan siap untuk dimasak sesuai keinginan.

2. Pakai Metode 5 30 7

Metode 5 30 7 adalah teknik untuk merebus makanan agar cepat empuk. Dimulai dengan merebus dalam air mendidih selama 5 menit, kemudian terus merebus daging selama 30 menit, dan terakhir merebus lagi selama 7 menit setelah mendidih, sebelum mematikan api.

3. Menggunakan Sendok Logam

Karena logam menghantarkan panas lebih baik dan lebih cepat daripada air atau cairan lainnya, menggunakan sendok logam akan membantu daging menjadi lebih cepat empuk karena dapat memanaskan daging dengan lebih efisien.

4. Gula Merah

Kandungan asam yang lebih tinggi dalam gula merah membuat daging lebih empuk dan meningkatkan rasa gurih. Gula merah berwarna keemasan muda dan memiliki rasa serta kepadatan yang lebih halus karena kandungan molase yang lebih rendah. Ini memberikan rasa manis tambahan tanpa mengalahkan bahan lain, sehingga menjadi pilihan terbaik untuk dipanggang.

5. Bubuk Pengembang

Menggunakan baking powder dapat meningkatkan pH di permukaan daging, menghambat protein untuk berikatan secara berlebihan, yang membuat daging tetap empuk dan lembab selama proses memasak.

6. Bungkus dengan Daun Pepaya

Daun pepaya mengandung enzim alami yang berfungsi untuk memecah protein dalam daging sehingga membuatnya lebih empuk. Caranya cukup mudah. Ambil daun pepaya, bersihkan dengan air mengalir, kemudian keringkan. Gunakan daun pepaya ini sebagai pembungkus untuk daging, pastikan semua bagian daging terbungkus dengan rapi, dan diamkan selama sekitar 1 jam. Setelah itu, daging siap untuk diolah.

7. Lumuri dengan Jus Nanas

Seperti daun pepaya, nanas juga mengandung enzim alami yang dapat mempercepat proses membuat daging sapi lebih empuk. Namun, ada perbedaan cara penggunaannya.

Untuk menggunakan buah nanas, haluskan atau buat jus buah nanas terlebih dahulu. Kemudian, lumurkan nanas yang sudah dihaluskan atau dijuskan ke daging merah, lalu diamkan selama sekitar 30 menit. Setelah itu, daging siap untuk dimasak sesuai dengan selera.

Jika ingin lebih praktis, bisa menggunakan jus nanas sebagai salah satu bahan untuk marinasi. Pastikan proses marinasi cukup 30 menit agar tekstur dan rasa daging tetap terjaga tanpa perubahan yang signifikan.

8. Soda Kue atau Baking Soda

Soda kue membantu mencegah daging giling mengering, mempertahankan kelembaban, dan membuatnya cepat mengembang untuk masakan yang paling beraroma.

9. Air Jeruk Nipis/Lemon

Asam dari jus lemon, jus jeruk nipis, atau cuka memecah serat daging mentah, memungkinkan minyak bumbu dan rempah-rempah meresap lebih dalam ke dalam daging, meningkatkan rasa dan kelembaban. Asam ini membantu meresapkan bumbu ke dalam jalur kecil di dalam daging.

10. Menggunakan Jahe

Jahe segar tidak hanya menambah rasa tetapi juga efektif sebagai pelunak daging. Enzim protease dalam jahe membantu mencerna protein dalam rendaman, sehingga melunakkan daging. Jahe juga dapat memecah jaringan ikat kolagen.

11. Maizena

Maizena atau pati jagung membantu menjaga daging tetap lembab dan empuk saat dimasak. Ini terlihat jelas ketika memasak daging yang dilapisi dengan tepung jagung, daging yang dilapisi tepung jagung akan mempertahankan cairannya, sementara daging tanpa tepung jagung cenderung mengeluarkan cairan saat dimasak.

12. Rebus Daging Menggunakan Api Kecil dan Potongan yang Tepat

Cara selanjutnya adalah dengan merebus daging menggunakan api kecil dan potongan daging yang tepat. Potonglah daging melawan serat untuk mencegah daging menjadi keras. Pilihlah bagian daging seperti has dalam atau has luar untuk memastikan daging menjadi empuk maksimal.

Selama proses merebus, gunakan api kecil untuk memastikan daging empuk dan matang secara merata. Cukup rebus daging dengan api kecil selama 30-40 menit saja, karena akan dimasak kembali setelahnya.

Itulah tips memasak daging agar lebih empuk. Selamat mencoba!

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Distika Safara Setianda pada 16 Jun 2024

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh Redaksi pada 18 Jun 2024

Editor: Redaksi Daerah

RELATED NEWS