7 Cara Mengelola Keuangan dengan Bijak Setelah PHK

Redaksi Daerah - Selasa, 02 Juli 2024 13:37 WIB
7 Cara Mengelola Kondisi Finansial Bagi Anda yang Terkena PHK (Freepik)

JAKARTA – Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) adalah suatu pengakhiran hubungan kerja antara pekerja/buruh dengan pengusaha karena suatu alasan tertentu. PHK dapat mengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban di antara keduanya.

Tidak dapat dipungkiri, kehilangan pekerjaan seperti terkena PHK tentu saja membuat hati sedih. Situasi seperti itu jelas tidak diinginkan oleh siapa pun, baik bagi karyawan maupun perusahaan. Sederhana, karyawan akan kehilangan pendapatan mereka, sementara perusahaan juga bisa kehilangan sumber daya yang mendukung pertumbuhan bisnis.

Namun, Anda tak perlu khawatir. Kehilangan pekerjaan bukan berarti langkah Anda berhenti begitu saja. Sebab di depan masih ada jalan dan kesempatan yang lebih baik lagi. Dan berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda mengatasi dampak kehilangan pekerjaan.

Tips Mengatasi Dampak PHK

Berikut beberapa tips mengatasi dampak kehilangan pekerjaan, di antaranya:

1. Pastikan Hak Terpenuhi

Seperti yang diatur dalam Undang-Undang, saat menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK) karena alasan tertentu, perusahaan diwajibkan memberikan pesangon kepada karyawan yang terkena dampaknya.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memastikan bahwa perusahaan memberikan pesangon sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, periksa kembali kontrak kerja Anda untuk memastikan apakah ada hak-hak lain yang seharusnya Anda terima saat mengalami PHK. Pastikan semua hak tersebut diberikan kepada Anda.

2. Atur Ulang Keuangan

Kehilangan pekerjaan sangat mempengaruhi situasi keuangan seseorang. Oleh karena itu, sangat penting untuk menyesuaikan perencanaan keuangan Anda dan mulai mengelolanya dengan lebih hati-hati.

Anda bisa membuat anggaran yang lebih ketat dan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu. Gunakan tabungan darurat Anda dan cari tahu tentang bantuan dari pemerintah yang tersedia untuk membantu mengatasi situasi ini.

3. Atur Ulang Pola Konsumtif

Untuk mengatasi dampak dari PHK, penting untuk mengubah pola konsumsi atau gaya hidup Anda. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah membuat anggaran pengeluaran berdasarkan pendapatan bulanan.

Mulailah dengan mengurangi belanja barang atau produk yang kurang esensial dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun perubahan ini mungkin tidak langsung berdampak besar, adaptasi pada kebiasaan baru ini akan membantu Anda bergerak lebih cepat dalam menghadapi situasi yang tidak menguntungkan.

4. Manfaatkan Dana Darurat

Dana darurat sebaiknya disimpan untuk situasi tak terduga seperti kehilangan pekerjaan. Saat mengalami keadaan ini, saatnya untuk menggunakan dana darurat yang telah Anda siapkan.

Periksa jumlah tabungan darurat yang Anda miliki dan rencanakan penggunaannya dengan teliti. Pastikan tabungan tersebut mencukupi untuk menutupi pengeluaran yang penting selama beberapa bulan ke depan, sampai Anda menemukan pekerjaan baru atau sumber pendapatan lain.

5. Cari Peluang Baru

Biasanya, proses pemutusan hubungan kerja tidak terjadi secara tiba-tiba. Sebagian besar pekerja sering kali sudah bisa merasakan tanda-tanda akan terjadinya pemutusan tersebut. Dengan demikian, Anda bisa mulai mencari peluang baru lebih awal, seperti melamar pekerjaan di perusahaan lain atau memulai usaha kecil-kecilan.

Keuntungan finansial dari tabungan atau investasi dapat menjadi modal awal untuk memulai usaha kecil yang Anda rencanakan di masa depan.

Selain itu, penting juga untuk mempersiapkan tabungan dana darurat sebagai antisipasi terhadap kemungkinan pemutusan hubungan kerja yang tidak terduga. Memiliki tabungan tersebut akan membantu Anda merasa lebih tenang dan tidak khawatir jika suatu saat menghadapi situasi seperti PHK.

6. Tingkatkan Keterampilan

Meskipun mengalami kehilangan pekerjaan, ini bukan akhir dari segalanya. Kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan baru yang lebih baik tetap terbuka.

Di samping itu, penting untuk meningkatkan keterampilan. Dengan meningkatkan keterampilan, peluang untuk mendapatkan pekerjaan baru juga meningkat.

Gunakan waktu luang Anda untuk mengambil kursus online, mengikuti seminar, atau workshop yang relevan dengan bidang pekerjaan Anda. Platform seperti Coursera, Udemy, dan LinkedIn Learning menyediakan beragam pilihan kursus yang dapat diakses dengan biaya terjangkau bahkan gratis.

7. Cari Penghasilan Tambahan

Saat menanti pekerjaan baru, Anda bisa mencari sumber penghasilan tambahan. Anda dapat mempertimbangkan pekerjaan freelance atau paruh waktu. Platform seperti Upwork, Fiverr, Freelancer, hingga LinkedIn adalah tempat yang baik untuk menemukan proyek jangka pendek yang sesuai dengan keterampilan Anda.

Nah, itu dia sederet tips mengatasi dampak kehilangan pekerjaan. Jangan patah semangat karena jalan masih panjang, yang terpenting tetap berusaha dan tak menyerah begitu saja. Semoga tips tersebut membantu Anda.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Distika Safara Setianda pada 29 Jun 2024

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh Redaksi pada 02 Jul 2024

Editor: Redaksi Daerah

RELATED NEWS