Dari Kampus ke Karier: 5 Kota Terbaik untuk Mahasiswa

Redaksi Daerah - Rabu, 10 Juli 2024 15:08 WIB
5 Kota Paling Ramah Mahasiswa Hingga Jenjang Karier Terbaik (Unsplash / Gety )

JAKARTA – Pada dasarnya pendidikan tinggi dapat diraih di mana saja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Akan tetapi, kuliah di luar negeri sering kali dianggap memiliki prestise dan nilai tambah yang luar biasa.

Tidak mengherankan, jika banyak pelajar Indonesia memilih untuk melanjutkan studinya di luar negeri bahkan mencari informasi terkait cara mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri.

Selain keuntungan nilai tambah yang didapat, ada juga manfaat lain yang bisa diperoleh dari pengalaman tersebut, seperti jangkauan karir dan relasi yang lebih luas.

Untuk Anda yang tertarik dan berminat kuliah di luar negeri, 5 kota berikut bisa menjadi rekomendasi. Sebab, kota berikut menawarkan berbagai hal, salah satunya junjang karier untuk masa depan.

Kota Paling Ramah Mahasiswa hingga Jenjang Karier Terbaik di Dunia

Dilansir dari QS Top University, berikut 5 teratas kota terbaik di dunia tahun 2024/2025 untuk tujuan kuliah:

London

London telah dinobatkan sebagai kota terbaik di dunia untuk para mahasiswa untuk tahun yang lain berturut-turut dalam QS Best Student Cities 2025.

London memiliki 18 universitas yang terkenal dalam QS World University Rankings 2025, dengan dua di antaranya masuk ke dalam peringkat sepuluh besar secara global yaitu, Imperial College London di peringkat keenam, dan University College London (UCL) di peringkat kesembilan. London juga menjadi kota dengan universitas terbanyak di Inggris.

Memiliki komunitas internasional yang besar, akses museum budaya gratis, memiliki kehidupan malam terbaik di Eropa, hingga ruang hijau di mana-mana membuat kota ini cocok untuk belajar.

London bukanlah pilihan yang murah bagi mahasiswa internasional, mahasiswa lokal, dan mahasiswa Uni Eropa. Selain itu, biaya sewa dan biaya hidup di London jauh lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah Inggris lainnya.

Biaya kuliah rata-rata untuk mahasiswa internasional di London adalah sekitar US$25.900, yang meskipun tinggi, jauh lebih rendah daripada banyak lembaga pendidikan di AS. Mahasiswa domestik di London diperkirakan akan membayar biaya kuliah sebesar £9.000 per tahun.

London School of Economics (LSE) merekomendasikan agar para pelajar menganggarkan sekitar £1,100 hingga £1,300 per bulan (sekitar US$1,470-1,740) untuk biaya hidup, termasuk akomodasi, tagihan, perjalanan, dan sosialisasi.

Sebagai pusat Eropa dan global bagi banyak industri, terutama keuangan, dengan kantor pusat bank-bank besar seperti Barclays dan Bank of England berlokasi di Kota London.

Kota ini berada di peringkat keempat dalam peringkat aktivitas pemberi kerja, yang menunjukkan betapa banyak lulusan dari universitas-universitas di London yang dicari oleh para pemberi kerja. Banyak perusahaan internasional yang merekrut lulusan dari London, seperti Google, Amazon dan Unilever.

Tokyo

Tokyo adalah kota terbaik di Asia dalam pemeringkatan QS Best Student Cities 2025, peringkat kedua secara keseluruhan setelah London.

Jalanan di Tokyo tidak hanya bersih, tetapi juga sangat aman bagi penduduk lokal dan asing, menjadikannya tempat yang bagus untuk belajar. Dan dengan sistem transportasi terbaik, Anda dijamin dapat merasakan semua yang ditawarkan kota ini. dengan cara yang nyaman dan dapat diandalkan.

Tokyo berada di peringkat ke-85 dunia dalam hal keterjangkauan. Meskipun negara ini bukan salah satu tujuan studi termurah di tingkat global, kualitas hidup yang luar biasa kemungkinan akan menutupi biaya hidup. Meski demikian, kota ini masih lebih murah dibandingkan hub Eropa seperti London dan Munich.

Tokyo juga dikenal sebagai peringkat pertama di dunia untuk aktivitas pemberi kerja. Dengan jalanan yang sibuk dan budaya lokal yang dinamis, Tokyo menawarkan lingkungan yang menarik bagi para pelajar. Selain itu, makanan lokal yang lezat, standar hidup yang tinggi, kebersihan jalanan, sistem transportasi yang baik, dan tingkat keamanan yang tinggi membuat belajar di kota ini sangat nyaman.

Meskipun biaya hidup di Tokyo tergolong tinggi, dengan peringkat ke-85 di dunia dalam hal keterjangkauan, biaya internasional rata-rata sekitar 7.700 USD. Tokyo juga memimpin sebagai kota terkemuka di Jepang dan merupakan pusat teknologi paling maju di dunia.

Mahasiswa di Tokyo dapat menikmati berbagai aktivitas, seperti mengunjungi museum, kuil, taman, dan berbagai acara lainnya, yang menambah pengalaman belajar mereka dengan pengalaman menyenangkan.

Tokyo adalah salah satu pusat keuangan internasional terbesar di dunia, yang menjadi markas beberapa bank investasi, perusahaan asuransi, dan perusahaan global terbesar di dunia.

Mahasiswa yang lulus dari universitas di Tokyo benar-benar dimanjakan dengan banyak pilihan berkarier. Dari teknologi tinggi hingga transportasi, perdagangan, konsultasi, keuangan, dan kedokteran, hingga perekonomian yang berkembang bisa menjadi kesempatan untuk memulai karier hingga mencapai kesuksesan dalam jangka panjang.

Seoul

Seoul dianggap sebagai salah satu kota pelajar terbaik di dunia, menduduki peringkat ketiga kota terbaik bagi pelajar di dunia.

Sebuah refleksi dari fakta mengesankan, sebanyak 20 universitas di Seoul masuk dalam QS World University Rankings 2025, di mana yang berperingkat tertinggi adalah Universitas Nasional Seoul, pada posisi ke-31 di dunia.

Seoul adalah kota 24/7 di mana kehidupan tidak pernah membosankan, banyak taman terbuka untuk bersantai. Selain itu, Seoul juga merupakan kota yang aman, beragam budaya dan berkembang.

Biaya kuliah rata-rata untuk mahasiswa internasional di Seoul adalah $6.300 per tahun, yang menjadi salah satu tujuan studi paling terjangkau. Banyak situs bersejarah yang dapat dikunjungi, berbagai museum yang tersebar, atau mengunjungi Namsan untuk menikmati pemandangan indah kota Seoul dari ketinggian.

Selain menjadi rumah bagi lebih dari selusin perusahaan Fortune Global 500. Seoul juga merupakan pusat inovasi berteknologi tinggi, dengan perusahaan-perusahaan teknologi yang terpusat di dua lokasi utama: Gangnam dan Digital Media City. Sebagai salah satu kota dengan daya saing finansial tertinggi di dunia, Seoul juga merupakan rumah bagi beberapa pasar grosir, eceran, dan elektronik terbesar di Korea Selatan.

Oleh karena itu, peluang untuk mengejar karier bagi lulusan universitas di Korea, terutama di Seoul, sangat besar.

Munich

Munich naik ke posisi keempat, menjadi salah satu tujuan terbaik di dunia bagi para pelajar. Munich merupakan salah satu kota di Eropa yang memiliki biaya hidup lebih rendah dibandingkan dengan kota-kota lainnya di Eropa, dengan kualitas hidup yang terjamin dan masyarakat yang ramah.

Selain itu, universitas negeri di sebagian besar Jerman tidak memungut biaya kuliah bagi mahasiswa, tidak peduli kewarganegaraannya.

Belajar di Munich bisa menjadi pilihan. Meskipun biaya hidup mungkin lebih tinggi dibandingkan dengan banyak kota besar di seluruh dunia, itu sebanding dengan kualitas hidup yang terjamin. Munich memiliki infrastruktur yang sangat baik, transportasi yang mudah dijangkau, dan pendidikan yang terkenal akan keunggulannya.

Munich berada di peringkat 10 besar dunia untuk aktivitas pemberi kerja, dan ada alasan kuat untuk ini: kota ini merupakan pusat bisnis yang kuat tidak hanya di Bavaria, tetapi juga di Jerman dan Eropa. Perusahaan seperti BMW, Allianz, PWC, Accenture, dan Deloitte semuanya memiliki kantor pusat di distrik ekonomi kota ini, yang menciptakan peluang bagi para lulusan muda di berbagai industri dan sektor.

Melbourne

Melbourne adalah tujuan yang sangat menarik bagi pelajar internasional dan merupakan rumah bagi salah satu komunitas pelajar paling beragam di dunia. Tujuh universitas di Melbourne masuk dalam QS World University Rankings 2025, dengan peringkat tertinggi adalah University of Melbourne di peringkat ke-13 dunia, dan juga universitas dengan peringkat tertinggi di Australia.

Kuliah di Melbourne memberikan pengalaman multikultur karena Melbourne adalah salah satu kota paling beragam di Australia, dengan sekitar 94,000 pelajar internasional dari seluruh dunia. Ketersediaan layanan transportasi umum yang lengkap sangat menguntungkan bagi mahasiswa yang tidak memiliki mobil di Munich, sementara kota ini juga menawarkan makanan-makanan terbaik dari Asia.

Biaya hidup di Melbourne sebagai mahasiswa bisa sangat bervariasi, terutama antara mereka yang memilih untuk tinggal di kampus atau tinggal di akomodasi sewaan swasta. Sebagai rata-rata mahasiswa akan mengeluarkan biaya hidup antara US$1.400 hingga US$3.920 per bulan termasuk akomodasi, utilitas, sosialisasi, bahan makanan, transportasi, dan banyak lagi.

Melbourne menempati peringkat ke-16 dalam indikator aktivitas pemberi kerja, yang menunjukkan besarnya peluang bagi lulusan. Banyak perusahaan internasional berkantor pusat di Melbourne, dan kota ini merupakan rumah bagi pelabuhan terbesar kedua di negara tersebut. Kota ini juga mendapat manfaat dari hubungan geografis dengan perekonomian besar di Asia seperti Jepang dan Indonesia.

Mahasiswa internasional dapat bekerja hingga 40 jam per minggu untuk kerja paruh waktu dengan visa pelajar dan bisa bekerja penuh waktu selama libur semester. Artinya, besar kemungkinan Anda dapat memulai lebih awal untuk mendapatkan pengalaman kerja di Melbourne sebelum lulus.

Itu dia 5 kota paling ramah dan terbaik untuk mahasiswa. Dari kelima yang disebutkan, adakah kota impian Anda untuk kuliah di sana?

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Distika Safara Setianda pada 30 Jun 2024

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh Redaksi pada 10 Jul 2024

Editor: Redaksi Daerah

RELATED NEWS