Persaingan Ketat, Ini Pesaing Matahari yang Mengancam Eksistensinya

Redaksi Daerah - Rabu, 03 Juli 2024 09:42 WIB
Daftar Pesaing Matahari, Ritel Legendaris yang Kini Semakin Terdesak (Trenasia)

JAKARTA - Department store adalah perusahaan ritel yang menyediakan berbagai jenis barang konsumsi di berbagai bagian toko, dengan setiap bagian khusus menjual kategori produk tertentu.

Di Indonesia sendiri department store kini semakin banyak dan memberikan eksistensinya di industri ritel nasional. Namun sayangnya salah satu department store yaitu PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) dikabarkan akan menutup dua gerai di Tangerang, Banten.

Padahal Matahari Department Store memiliki sejarah yang panjang yakni lahir pada tanggal 24 Oktober 1958. Pembukaan gerai pertamanya adalah sebuah toko busana anak-anak di Jakarta, Matahari kemudian membuka department store modern pertama di Indonesia pada tahun 1972.

Matahari telah mengubah dirinya menjadi salah satu peritel paling tangguh di Indonesia dan telah dikenal sebagai platform ritel terbesar di Indonesia, yang menyediakan barang dagangan berkualitas dalam kategori utamanya bagi kelas menengah Indonesia yang sedang berkembang.

Lalu apa saja pesaing Matahari Department Store di Indonesia?

1. Ramayana Department Store

Ramayana Department Store (RALS) juga merupkan salah satu ritel besar di Indonesia yang menyediakan baju hingga perlengkapan keseharian masyarakat.

Ramayana awalnya didirikan oleh Paulus Tumewu, seorang pengusaha asal Indonesia. Pada 1978, dia mula-mula mendirikan sebuah toko di Jalan Sabang, Jakarta Pusat yang menjual pakaian jadi bernama Ramayana Fashion Store. Kemudian pada 1983, toko tersebut diubah menjadi perusahaan publik, yang dikenal sebagai PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk.

Sepanjang kuartal I-2024 Ramayana memperoleh laba bersih yang signifikan sebesar 256% mencapai Rp107 miliar. Kenaikan ini terjadi seiring dengan peningkatan penjualan mencapai 42% menjadi Rp829 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu.

RALS melaporkan kinerja segmen yang bervariasi pada kuartal pertama tahun 2024. Segmen Pakaian & Aksesoris mencatat laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp133,5 miliar, meningkat signifikan dibandingkan Rp33,9 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebaliknya, segmen Barang Swalayan mengalami kerugian sebelum pajak penghasilan sebesar Rp6,023 miliar, meningkat dibandingkan kerugian Rp3,408 miliar pada kuartal pertama tahun 2023.

2. Metro Department Store

Pendiri Metro Department Store Ong Tjoe Kim yang berasal dari Fujian, China, merantau ke Indonesia saat masih remaja pada 1953. Gerai pertamanya resmi dibuka pada tahun 1991, tepatnya di Mal Pondok Indah, sebagai usaha memenuhi kebutuhan masyarakat di lingkungan hunian eksklusif Pondok Indah dan sekitarnya.

Mengulangi kesuksesan Metro Pondok Indah, maka dihadirkan gerai keduanya di Plaza Senayan pada tahun 1995, untuk mendekatkan Metro dengan pusat distrik bisnis dan area hunian kelas menengah ke atas.

Metro Department Store adalah jaringan toserba yang menjual kosmetik, pakaian dan aksesori mode. Metro saat ini memiliki 12 gerai yang berlokasi di seluruh Indonesia dan 2 di Singapura.

3. Central Department Store

Central ada selama 60 tahun, Central telah identik dengan menawarkan pengalaman berbelanja lengkap dengan kemewahan dan kualitas dan merupakan department store yang paling dicintai di Thailand.

Tahun 2014 membuka babak baru dengan dibukanya toko terbarunya - Central Department Store Indonesia di Mall Timur Grand Indonesia, Jakarta. Menampilkan merek-merek ternama dunia, bersama dengan desainer terbaik Thailand dan Indonesia, toko utama 4 lantai seluas 20.000 m² ini mewakili budaya dan gaya hidup Asia yang dinamis dan modern.

4. Sogo Department Store

SOGO Department Store merupakan peritel terkemuka di Indonesia dengan 17 gerai di 8 kota besar. Didirikan di Jepang pada 1830, SOGO membuka gerainya pertama kali di Indonesia pada 1990 dan sejak saat itu menawarkan berbagai pilihan produk dan layanan, mulai dari fashion dan kosmetik hingga perabotan rumah tangga.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Debrinata Rizky pada 01 Jul 2024

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh Redaksi pada 03 Jul 2024

Editor: Redaksi Daerah

RELATED NEWS